PEELING

Salah satu solusi yang bias menjadi pilihan ibu – ibu untuk mencegah dan memperbaiki kondisi kulit adalah pengelupasan. Terutama melepaskan sel kulit mati. Sesungguhnya kulit memang akan terkelupas dengan sendirinya setiap 30 hari, namun seiring bertambahnya usia pengelupasan alami inipun semakin lambat terjadi. Oleh karena itu PEELING berguna untuk merangsang pertumbuhan epidemis atau alpisan kulit paling atas dengan lebih cepat. Kulit yang rusak akan berganti dengan kulit yang baru yang lebih sehat, sehingga wajah nampak terlihat segar dan halus dan nampak lebih mudah.
Ada beberapa jenis pengelupas kulit ari yang lazim dilakukan, yaitu paling populer Chemical peeling. Merupakan skin peeling dengan menggunakan bahan kimia yang dioleskan pada wajah. Karena menggunakan bahan kimia acit atau asam chemical peeling hanya boleh ditangani oleh dokter ahli kulit. Pengelupasan secara kimia ini memiliki 3 tingkatan dalam perawatan yaitu : superficial peeling. AHA peel ini diperuntukan bagi mereka yang memiliki kulit kasar, kering dan kusam. Kemudian yang disebut, dium peeling. Merupakan perawatan unutuk melepasakan sel kulit mati lebih dalam dengan menggunakan TCA. Saat menggunakan medium peeling, biasanya akan muncul rasa panas dan sakit seperti terbakar. Perawatan ini baik untuk mereka yang ingin menghilangkan bekas-bekas jerawat.
Selanjutnya, ada deep peeling yang menggunakan penol. Deep peeling ini mampu menyerap lebih jauh dalam lapisan kulit. Biasanya seseorang diberi anestesi atau bius terlebih dahulu untuk menghindari rasa sakit. Maka dari itu hanya disarankan untuk daerah wajah karena akan menyebabkan bekas jika dilapiskan pada leher atau tubuh. Deep peeling dianjurkan bagi mereka yang memiliki keriput, flek-flek atau bekas-bekas jerawat.
Jadi, tergantung seberapa perlu kulit ibu mendapat perawat peeling ini. Yang terpenting setelah melakukan peeling bukan berarti tugaspun selesai. Hal ini untuk menghindari luka lecet yang akhirnya sembuh sebagai noda coklat. Alangkah baiknya jika kita bertanya sejelas-jelasnya kepada dokter ahli kulit yang menangani hal-hal yang tidak diinginkan pada kulit wajah kita. Memang masuk akal kalau ada ungkapan jenaka dari masyarakat kita : “ jadi perempuan itu memang susah. Mau jadi cantik, ia harus tahan sakit dan menderitanya”.
Martha Kristiani K.
20208776

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s